KABARBERITAINDONESIA.COM
Banyumas - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas menerima audiensi jajaran MA Al Falah Jatilawang di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kantor Kemenag Banyumas, Kamis (12/03/2026).
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan program vokasi di madrasah sebagai ikhtiar memperkuat kualitas pendidikan yang tidak hanya meneguhkan ilmu agama, tetapi juga membekali keterampilan praktis bagi peserta didik di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
Kepala MA Al Falah Jatilawang, H. Amir Mahmud, M.Pd., dalam penjelasannya menuturkan bahwa gagasan membuka program vokasi merupakan bagian dari upaya madrasah menghadirkan pendidikan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin madrasah tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu memberikan bekal keterampilan bagi para siswa melalui kelas keterampilan seperti Teknik Komputer dan Jaringan, Teknik Sepeda Motor, Tata Busana, dan Akuntansi, sehingga para lulusan memiliki kompetensi tambahan setelah menamatkan pendidikan di madrasah,” tegasnya.
Lebih lanjut ia menambahkan bahwa langkah tersebut diharapkan menjadi inovasi pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja sekaligus membuka ruang bagi para siswa untuk mengembangkan minat dan bakatnya.
“Program vokasi ini kami harapkan menjadi jalan lahirnya generasi madrasah yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan spiritual, tetapi juga terampil serta siap berkontribusi bagi masyarakat,” ungkap Amir Mahmud penuh harap.
Kasubag Tata Usaha Kankemenag Banyumas, Dr. H. Edi Sungkowo, S.Pd., M.Pd., menyampaikan sambutan positif atas rencana tersebut. Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama pada prinsipnya sangat mendukung inovasi pengembangan madrasah.
“Kementerian Agama menyambut baik setiap langkah pengembangan pendidikan di madrasah, termasuk rencana pembukaan program vokasi, selama seluruh prosesnya memenuhi ketentuan serta regulasi yang berlaku,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Banyumas, Dr. H. M. Wahyu Fauzi Azis, S.H., memberikan arahan teknis terkait tahapan yang harus dipersiapkan dalam pengajuan program tersebut.
Ia menegaskan, “Program vokasi di madrasah merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi siswa, namun perlu dipersiapkan secara matang mulai dari kurikulum, sarana prasarana, hingga kesiapan tenaga pendidik agar kelas keterampilan seperti TKJ, TSM, Tata Busana, dan Akuntansi dapat berjalan optimal,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar inovasi pendidikan tersebut tetap berjalan seiring dengan kekhasan tradisi madrasah.
“Program vokasi hendaknya tetap selaras dengan karakter pendidikan madrasah, termasuk tradisi kajian Kitab Kuning yang dilaksanakan setiap pagi sebagai penguatan nilai keagamaan dan karakter para siswa,” pesannya dengan nada penuh nasihat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Dr. H. Ibnu Asaddudin, S.Ag., M.Pd., dalam arahannya menyampaikan apresiasi dan dukungan atas inisiatif yang digagas MA Al Falah Jatilawang. Ia menuturkan,
“Program vokasi ini sangat baik karena dapat membekali siswa dengan keterampilan praktis. Kami berharap langkah ini mampu meningkatkan daya saing madrasah sehingga para lulusan tidak hanya memiliki bekal ilmu agama, tetapi juga keterampilan yang dapat dimanfaatkan dalam dunia kerja maupun berwirausaha,” tuturnya.
Melalui audiensi tersebut diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara madrasah dan Kementerian Agama Kabupaten Banyumas dalam mengembangkan inovasi pendidikan.
Dari ruang pertemuan sederhana itu terpatri sebuah harapan besar, lahirnya generasi madrasah yang berilmu, berakhlak, dan terampil, sehingga mampu menebarkan manfaat luas bagi umat, masyarakat, dan masa depan bangsa.
(Kontributor : Mafala/Djarmanto - YF2DOI)

Posting Komentar