KABARBERITAINDONESIA.COM
Ciomas – Ratusan warga memadati halaman Kantor Kecamatan Ciomas, kabupaten Bogor sejak pagi, Rabu (11/2/2026). Mereka datang untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) Istimewa Kecamatan Ciomas.
Program yang digelar Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Badan Pangan Nasional dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) ini menjadi langkah konkret dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah fluktuasi pasar.
Antrean warga terlihat tertib di setiap stan penjualan. Berbagai kebutuhan pokok strategis dijual dengan harga di bawah pasaran, harga yang lebih terjangkau ini langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama ibu rumah tangga.
Camat Ciomas, Drs. Tirta Juwarta, menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
“Program ini adalah bentuk kepedulian pemerintah untuk memastikan harga tetap stabil dan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi. Kami ingin warga Ciomas tetap memiliki daya beli yang baik meskipun harga pasar berfluktuasi,” tegas Tirta Juwarta.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah serta penguatan ketahanan pangan.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini dengan tertib agar manfaatnya bisa dirasakan secara merata. Pemerintah Kecamatan Ciomas akan terus mendorong program-program yang langsung menyentuh kebutuhan warga,” tambahnya.
Salah satu warga Desa Pagelaran, Rina (34), mengaku bersyukur dengan adanya kegiatan tersebut.
“Saya sangat terbantu. Harga beras, minyak, dan telur di sini lebih murah dibandingkan di pasar. Ini benar-benar meringankan pengeluaran rumah tangga,” ujarnya.
Rina berharap program serupa dapat digelar secara rutin.
“Kalau bisa sering diadakan, karena sangat membantu kami sebagai ibu rumah tangga,” katanya.
Gerakan Pangan Murah tidak hanya menjadi solusi jangka pendek atas kenaikan harga bahan pokok, tetapi juga bagian dari langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan di tingkat kecamatan.
Dengan tingginya antusiasme warga, program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi agenda berkala guna menjaga daya beli masyarakat tetap stabil.
(Herman jampang)


Posting Komentar