MTQ XLIV Riau 2026: Suku Melayu Hamba Raja Kubu Harap Lahir Generasi Qur'ani Bermarwah


KABARBERITAINDONESIA.COM

ROKAN HILIR, RIAU – Suku Melayu Hamba Raja Kenegerian Kubu menyampaikan selamat dan dukungan penuh atas pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an MTQ Provinsi Riau Ke-44 Tahun 2026. Ajang syiar Al-Qur’an terbesar se-Riau ini akan digelar di Kabupaten Kuantan Singingi pada 26 Juni – 3 Juli 2026.


Ucapan resmi disampaikan Kepala Suku Melayu Hamba Raja Kenegerian Kubu, Kh. H. Widiarto Kamalul Matwafa, melalui desain ucapan yang juga disebar ke media sosial, Selasa 22 April 2026.


"Selamat dan sukses atas terselenggaranya Musabaqah Tilawatil Qur'an Provinsi Riau Ke-44 Tahun 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi. Semoga MTQ XLIV menjadi momentum lahirnya generasi Qur'ani yang berakhlak mulia, bermarwah, dan berbudaya," ujar beliau.


Harapan: Qur’ani Akhlaknya, Melayu Budayanya,  

Kh. H. Widiarto menegaskan MTQ harus melahirkan qari-qariah yang tidak hanya unggul bacaan, tapi juga kuat akhlak dan jati dirinya. Bagi masyarakat Melayu Kubu, marwah adalah harga diri yang dijaga lewat pengamalan ajaran Islam.


"Generasi Qur’ani itu artinya fasih tilawahnya, mulia akhlaknya, dan kokoh pegang adatnya. Orang Melayu itu kata nenek moyang: 'takkan Melayu hilang di bumi' karena Qur’an dan adatnya masih dipegang. MTQ ini pengingatnya," jelasnya.


Beliau mengaitkan MTQ dengan falsafah dasar Kenegerian Kubu: "Adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah". Menurutnya, adat Melayu yang halus, santun, dan bermarwah lahir dari rahim Al-Qur’an.


Doa untuk Tuan Rumah Kuantan Singingi,

Sebagai sesama rumpun Melayu Riau, Suku Melayu Hamba Raja Kubu mendoakan Kuantan Singingi sukses sebagai tuan rumah. "Kami titip pesan: muliakan kafilah, muliakan tamu, muliakan Al-Qur’an. Jadikan Kuansing tuan rumah yang memberi kesan. Semoga dari Bumi Jalur lahir duta Qur’an Riau yang mengharumkan nama daerah sampai tingkat nasional," harap Kh. H. Widiarto.


Beliau juga mengajak pemuda Melayu, khususnya warga Rokan Hilir, untuk menyemarakkan MTQ XLIV lewat doa dan dukungan. "Kalau pemuda cinta Qur’an, insyaAllah Melayu kita selamat. Karena Qur’an pedoman, adat pengamalan," tutupnya.


(Rozzi)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama