Rokan Hilir, RIAU, 12 April 2026 — Lonjakan kekhawatiran terhadap maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Rokan Hilir mendorong Himpunan Pemuda Mahasiswa Melayu (HPMM) Rokan Hilir mengambil langkah nyata dengan menggelar program sosial dan kesehatan serta akan menggandeng Dinas Kesehatan Provinsi Riau serta Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir.
Langkah ini dinilai sebagai respons cepat atas ancaman serius narkoba yang tidak hanya merusak generasi muda, tetapi juga berpotensi melemahkan struktur sosial masyarakat di daerah berjuluk “Negeri Seribu Kubah” tersebut.
Ketua Umum HPMM Rokan Hilir, Syarief Muhammad Bakri, menegaskan bahwa pendekatan penanganan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aspek penegakan hukum semata, melainkan harus diimbangi dengan intervensi sosial dan kesehatan.
“Narkoba bukan sekadar persoalan hukum, tetapi krisis sosial dan kesehatan masyarakat. Karena itu, kami hadir dengan langkah konkret melalui program pelayanan kesehatan dan edukasi sebagai bentuk pencegahan dini,” tegasnya.
Program yang akan dijalankan mencakup pelayanan kesehatan gratis, penyuluhan bahaya narkoba, serta kegiatan sosial yang menyasar masyarakat secara langsung seperti Khitanan Massal Gratis, khususnya kalangan generasi muda yang dinilai rentan terhadap pengaruh narkotika.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh HPMM Rokan Hilir sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam menekan penyalahgunaan narkoba.
“Kami mengapresiasi langkah HPMM Rohil yang tidak hanya fokus pada isu sosial, tetapi juga mengedepankan pendekatan kesehatan. Pencegahan narkoba harus dimulai dari edukasi, deteksi dini, serta penguatan layanan kesehatan di masyarakat,” ungkapnya.
Zulkifli juga menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut agar berjalan optimal dan memberikan dampak luas.
“Sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah sangat penting. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi model kolaborasi dalam upaya pencegahan narkoba berbasis masyarakat,” tambahnya.
Senada dengan itu, Ketua DPH Harian HPMM Rokan Hilir, M. Ilham Ali, menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya pencegahan narkoba dari lingkungan terkecil.
“Kami ingin membangun kesadaran kolektif bahwa perang terhadap narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Harus dimulai dari keluarga, lingkungan, hingga komunitas. Melalui kegiatan sosial dan kesehatan ini, kami berharap masyarakat semakin peduli dan berani mengambil peran,” ujarnya.
Selanjutnya Ade Nanda Febrian selaku Kepala Bidang Sosial dan Kesehatan HPMM Rokan Hilir (Ketua Panitia ) menilai, kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan Kabupaten Rokan Hilir menjadi strategi penting untuk memastikan program berjalan efektif, terarah, dan berkelanjutan.
“Sinergi lintas sektor adalah kunci. Kami ingin memastikan bahwa upaya ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi benar-benar menyentuh masyarakat dan memberikan dampak nyata dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba, kegiatan ini akan kami adakan dalam waktu dekat,” Tutup Ade Nanda.
Di tengah situasi yang semakin mengkhawatirkan, HPMM Rokan Hilir juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah, aparat penegak hukum, dan tokoh masyarakat, untuk memperkuat gerakan bersama dalam memerangi narkoba.
HPMM menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis depan dalam upaya penyelamatan generasi muda serta mendorong terciptanya lingkungan sosial yang sehat, produktif, dan bebas dari narkoba.
(Rozzi)

Posting Komentar