Pemilihan Jurdil Penuh Kekeluargaan, RT 003 Griya Satria Cetak Teladan Demokrasi



KABARBERITAINDONESIA.COM

Banyumas  - Pemilihan Ketua RT 003 RW 010 Perumahan Griya Satria, Kelurahan Bantarsoka, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, berlangsung demokratis, jujur, dan adil (jurdil), Minggu (15/02/2026) pukul 09.00–12.00 WIB di Gang 3. 


Dari 107 pemilih terdaftar, sebanyak 97 warga dewasa yang sudah ber-KTP,  menggunakan hak suaranya secara sadar tanpa tekanan, tanpa kampanye, dan tanpa praktik politik uang. 


Seluruh proses berjalan terbuka, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan sebagai satu keluarga besar RT 003 RW 010.

Empat calon berkompetisi secara sehat, yakni Aleksander Nainggolan (13 suara), Edi Santoso (41 suara), Fakturohman (23 suara), dan Rizal (20 suara).


Dengan perolehan suara terbanyak, Edi Santoso resmi ditetapkan sebagai Ketua RT 003 RW 010 untuk masa bakti 2026–2029. 


Penetapan dilakukan langsung di hadapan warga usai penghitungan suara yang dilaksanakan secara transparan dan disaksikan bersama. Dan Serah terima jabatan direncanakan akan dilaksanakan bersamaan dalam rangkaian silaturrahmi halal bi halal warga pada akhir bulan Syawal 1447H atau bulan April 2026M.


Ketua RT masa bakti 2023–2026, Irfing Permana, menegaskan seluruh tahapan dilaksanakan dengan prinsip kebersamaan dan keterbukaan. 


“Alhamdulillah, proses ini berjalan demokratis dan jurdil. Tidak ada kampanye, tidak ada uang, semua murni kesadaran lahir dan batin warga sebagai satu keluarga RT 03 RW 10,” tegasnya.


Ia juga menyampaikan, “Terima kasih kepada panitia dan seluruh warga. Mohon maaf atas segala kekurangan selama kami mengemban amanah.” ungkapnya.


Teknis pemilihan dipimpin Supeno, Ujang, Hanto, Heru, dan disaksikan para bapak, ibu, remaja, hingga anak-anak. 


Rangkaian kegiatan diawali dengan senam sehat bersama instruktur senior Sulis, dilanjutkan makan pagi bersama. 


Distribusi kartu suara dilakukan sehari sebelumnya oleh tim PKK dan dawis dari tiga kelompok secara door to door.


Tiga kotak suara kemudian dibuka dan dihitung bersama di hadapan warga. 


“Semua dilakukan terbuka dan disaksikan bersama agar hasilnya benar-benar diterima seluruh warga tanpa prasangka,” ujar salah satu panitia.


Ndan Ujang, selaku tokoh masyarakat sekaligus sesepuh keamanan senior setempat, menegaskan bahwa pemilihan tersebut menjadi contoh demokrasi yang matang di tingkat akar rumput.


“Ini bukti bahwa warga kita sudah dewasa dalam berdemokrasi. Tidak perlu kampanye berlebihan, tidak perlu transaksional. Semua berjalan atas dasar kepercayaan, kesadaran, dan persaudaraan,” ujarnya.


Ia menambahkan, “Kalau kebersamaan dijaga, insyaAllah lingkungan kita akan semakin aman, kompak, dan bermartabat guyubrukun.”


Ketua terpilih, Edi Santoso, menyampaikan terimakasih dan  komitmennya dengan penuh kerendahan hati. 


“Terima kasih atas kepercayaan bapak dan ibu. Semoga saya dapat menjalankan amanah ini dengan baik dan meneruskan yang sudah berjalan. Mohon dukungan, bantuan, dan bimbingannya, serta kerjaaamanya.” ujarnya.


Ucapan selamat dan doa pun terus mengalir, baik secara langsung maupun melalui grup komunikasi warga, menyejukan, meneguhkan bahwa dari gang sederhana di Griya Satria Bantarsoka, demokrasi bersih dan penuh kekeluargaan benar-benar hidup dan menginspirasi.


(Kontributor : Djarmanto-YF2DOI//Redaksi)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama