KABARBERITAINDONESIA.COM
Jakarta - Baru baru ini Kemenko Polkam perkuat pengamanan penerbangan perintis di Papua. Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) memperkuat sinergi lintas sektor guna menjamin keamanan penerbangan perintis dan fasilitas publik di Papua.
Hal ini dilakukan pascainsiden penembakan pesawat Cessna Grand Caravan PK-SNR pada rute Tanah Merah–Koroway Batu.
Menko Polkam Djamari Chaniago memberikan perhatian serius terhadap situasi tersebut karena berdampak pada penutupan sementara 11 bandara serta terganggunya layanan kesehatan dan distribusi logistik.
Melalui Deputi Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa Purwito Hadi Wardhono, pemerintah menegaskan negara tidak akan mundur dalam menjaga keselamatan rakyat di Papua.
Evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan penerbangan pun dilakukan, disertai penguatan pengamanan oleh TNI dan Polri.
Baca Juga: Menko Polkam Pastikan Pembangunan Huntap Korban Banjir Aceh Utara Berjalan Lancar
Rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga memutuskan pembukaan kembali sejumlah bandara secara bertahap setelah kondisi keamanan dinyatakan memadai, sebagai upaya menjaga konektivitas dan pelayanan publik.
“Gangguan terhadap objek vital nasional adalah ancaman terhadap keselamatan rakyat dan tidak akan ditoleransi. Negara hadir untuk memastikan Papua tetap aman dan kondusif", tegas Purwito.
( Zaenal HR//Red)

Posting Komentar