Datuk Penghulu Jefrianto: Isra Mikraj Bukan Sekadar Seremonial, tetapi Pengingat Pentingnya Sholat dan Akhlak


KABARBERITAINDONESIA.COM

RIAU — Datuk Penghulu Rantau Panjang Kiri, Jefrianto, mengapresiasi pelaksanaan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan kegiatan khatam Alqur’an di Rumah Tahfidz Alqur’an Haji Mulkan bin Haji Yahya, Desa Rantau Panjang Kiri, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu (7/2/2026) malam.



Dalam sambutannya, Jefrianto menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut sebagai bagian dari pembinaan generasi muda di desa.


“Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT. Pada kesempatan ini kita masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul di Rumah Tahfidz Haji Mulkan bin Haji Yahya dalam satu rangkaian peringatan Isra Mikraj sekaligus menyambut Bulan Suci Ramadhan,” ujar Jefrianto.


Ia menegaskan bahwa peringatan Isra Mikraj tidak semata-mata bersifat seremonial, melainkan memiliki makna mendalam bagi umat Islam, khususnya dalam meneguhkan kewajiban sholat.

“Isra Mikraj bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pengingat pentingnya sholat sebagai tiang agama serta wujud ketaatan kita kepada Allah SWT,” katanya.


Menurut Jefrianto, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, akhlak, dan kedisiplinan dalam beribadah, terutama dalam mendidik generasi muda agar memiliki karakter islami sejak dini.


“Kita diajak untuk terus meningkatkan keimanan, akhlak, dan kedisiplinan dalam beribadah, khususnya dalam mendidik generasi muda. Saya selaku Datuk Penghulu sangat mengapresiasi kegiatan ini,” ucapnya.


Ia juga menilai keberadaan Rumah Tahfidz Alqur’an Haji Mulkan bin Haji Yahya memiliki peran strategis sebagai pusat pembinaan Alqur’an dan akhlak anak-anak di Desa Rantau Panjang Kiri.


“Keberadaan rumah tahfidz ini menjadi pusat pembinaan Alqur’an dan akhlak bagi anak-anak kita. Pemerintah Desa Rantau Panjang Kiri sangat mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini,” tuturnya.


Di akhir sambutannya, Jefrianto berpesan kepada para santri agar terus meningkatkan kualitas bacaan Alqur’an, mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari, serta senantiasa berbakti kepada kedua orang tua.


“Bagi adik-adik yang sedang belajar di rumah tahfidz, khususnya yang telah khatam, terus tingkatkan bacaan dan amalkan Alqur’an dalam kehidupan, serta jangan pernah melawan kepada orang tua,” pungkasnya.


(ROZI)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama