KABARBERITAINDONESIA.COM
Bogor – Warga Kampung Ragasari RW 08, Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat dan nuansa religius. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu, 25 Januari 2025, bertempat di halaman Masjid Nurul Iman, Kampung Ragasari RT 01 RW 08, Desa Pagelaran.
Peringatan hari besar Islam ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan desa, di antaranya Kepala Desa Pagelaran Yusup Maulana, anggota BPD, para ketua RT dan RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda-pemudi, serta warga Kampung Ragasari yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.
Kegiatan berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan, sekaligus dimeriahkan dengan penampilan kasidah modern dari Kampung Kadoya yang sengaja diundang oleh panitia. Lantunan kasidah tersebut menambah semarak acara tanpa mengurangi nilai sakral peringatan Isra Mi’raj.
Dalam sambutannya, Yusup Maulana selaku Kepala Desa Pagelaran menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh warga yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan keagamaan tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai sarana memperkuat keimanan serta persatuan di tengah masyarakat.
Rangkaian acara dipandu dengan baik oleh MC Ustadz Ferry Setiawan, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Siti Komariah, Qori’ah peraih Juara 2 MTQ Kabupaten Bogor, yang menambah suasana khidmat dan menyentuh hati para jamaah.
Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh KH Ubaidillah yang akrab disapa Ustadz Jamar Muda. Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan makna mendalam dari peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai perjalanan spiritual yang sarat dengan pelajaran iman, ketaatan, dan keikhlasan.
“Peristiwa Isra Mi’raj bukan sekadar perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW, melainkan perintah langsung dari Allah SWT tentang kewajiban shalat. Shalat adalah tiang agama dan menjadi penghubung utama antara hamba dengan Tuhannya,” ujar KH Ubaidillah di hadapan jamaah.
Ia juga menegaskan bahwa kualitas shalat sangat berpengaruh terhadap kehidupan seseorang.
“Jika shalat kita baik, insyaallah kehidupan kita pun akan baik. Isra Mi’raj mengajarkan kita untuk disiplin, jujur, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Menurutnya, peringatan Isra Mi’raj hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam keluarga dan lingkungan.
“Mari kita jadikan Isra Mi’raj sebagai pengingat untuk meningkatkan iman dan takwa, mempererat persaudaraan, serta menjaga persatuan umat,” pungkasnya.
Sementara itu, Mardi selaku Ketua Panitia Isra Mi’raj menjelaskan bahwa terselenggaranya kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara pengurus dan warga masyarakat Kampung Ragasari RW 08.
“Alhamdulillah, berkat dukungan dan partisipasi seluruh warga, kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sukses,” ujarnya.
Acara ditutup dengan doa bersama, dengan harapan masyarakat Kampung Ragasari senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, serta semakin kuat dalam menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan bermasyarakat.
(Herman jampang)


Posting Komentar