KABARBERITAINDONESIA.COM
Pesisir Barat - Air baku di Kecamatan Pulau Pisang Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, mengalami kerusakan akibatnya masyarakat di wilayah itu terkendala dalam memenuhi kebutuhan air bersih.
Peratin (Kepala Desa) Pekon Labuhan, Arzak, Rabu 2 Desember 2025 mengatakan kerusakan itu telah terjadi sejak belasan hari lalu, hingga saat ini belum ada upaya untuk mengatasi.
"Air baku di Pulau Pisang ini sudah 15 hari mati semua, bukan hanya di Pekon Labuhan tetapi seluruh kecamatan Pulau Pisang " kata dia.
Selama ini air baku yang ada telah banyak memberikan manfaat kepada mereka dalam memenuhi kebutuhan air bersih mereka untuk di konsumsi dan berbagai sektor dalam rutinitas kehidupan sehari-hari dengan kendala itu bak bak penampungan yang ada kosong tidak terisi air, pihaknya meminta agar dapat segera dilakukan perbaikan sehingga distribusi air bersih ke warga di enam Pekon yaitu Pekon Sukamarga, Pekon Bandar Dalam, Pekon Labuhan, Pekon Pasar Pulau Pisang, Pekon Lok dan Pekon Sukadana dalam wilayah kecamatan Pulau Pisang, dapat segera di atasi.
"Yang jelasnya air di pulau ini banyak mengandung zat kapur, sehingga air baku itu sangat dibutuhkan masyarakat se kecamatan pulau pisang, karena dijadikan air konsumsi. sekarang sudah mati sudah setengah bulan tidak ada tindak lanjut. Sampai detik ini belum ada tanggapan dari pihak-pihak terkait," kata Arzak.
Dari data https://pu.lpse.go.id. LPSE pekerjaan umum dan perumahan rakyat.
Proyek pembangunan penyediaan air baku pulau pisang dilaksanakan pada tahun 2022 dengan anggaran dari APBN sebesar Rp 55,926,351,000.
Namun dalam proses pelaksanaan proyek bernilai puluhan milyar rupiah itu banyak menerima kritik berbagai kalangan seperti dari media dan masyarakat, atas dugaan tidak maksimalnya kwalitas, yang berkorelasi dengan daya daya tahan proyek itu sendiri.
Proyek air bersih di pulau pisang pengerjaannya diduga tidak sesuai Spesifikasi dan terkesan tidak maksimal. Hal itu terlihat dari pekerjaan yang baru seumur jagung tapi sudah “amburadul”.
Sebab kerusakan saat ini bukan yang pertama terjadi namun pernah terjadi bocor di beberapa titik lokasi, pada bulan Juli tahun 2024 lalu.
Proyek air bersih itu sumber airnya diambil dari sungai atau Way di Pekon Tembakak Kecamatan Karya Penggawa Kabupaten Pesisir Barat, menggunakan pipa, air disalurkan dari daratan sumatera tersebut melewati dasar laut untuk tiba di bak penampungan yang ada di wilayah kecamatan Pulau Pisang.
(Yf/irs)

Posting Komentar